Abstract
Pendidikan multikultural adalah proses pengembangan seluruh potensi manusia yang menghargai pluralitas dan heterogenitasnya sebagai konsekuensi keagaman budaya, etnis, suku, dan aliran (agama). Pendidikan multikultural menekankan sebuah filosofi pluralisme budaya ke dalam sistem pendidikan yang didasarkan pada prinsip- prinsip persamaan (equality), saling menghormati dan menerima serta memahami dan adanya komitmen moral untuk sebuah keadilan sosial. Pendidikan multikultural berawal dari berkembangnya gagasan dan kesadaran tentang interkulturalisme seusai Perang Dunia II.
Citation impact
174
total citations
- FWCI
- 108.35
- Percentile
- 100%
- References
- 3
Citations per year
Authors
1Topics & keywords
Topics
Keywords
- Humanities
- Political science
- Sociology
- Philosophy
No related works found for this paper.